Celebrity - Hotnews
Selasa, 20 Mei 2008 17:10 wib
Puisi Mengenang Sophan Sophian
Lutfi Dwi Pujiastuti - Okezone
Berita Sebelumnya
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 19:03 wib
Menjelang Pernikahan
BCL-Ashraf Tidak akan Konpres
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 18:17 wib
Jelang Nikah, BCL Tidak di Malaysia
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 17:53 wib
Hengky Kurniawan Lancar Ijab Kabul
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 16:49 wib
OST Laskar Pelangi, Bertabur Pelangi
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 15:51 wib
Pink Coba-Coba Lesbi
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 14:27 wib
Avril Lavigne Siap-Siap Menjanda
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 13:09 wib
Paramitha Rusady Disamakan Angelina Jolie
-
Jum'at, 10 Oktober 2008 12:25 wib
BCL Gelar Resepsi di Hotel Sultan

Widyawati & Sophan (Foto:Johan/Okezone)
Puisi berjudul Jalur Merah Putih Nasionalisme dan Kebangsaan itu terlihat dalam bingkai warna hitam dengan latar belakang bergambar Sophan Sophian dan Widyawati yang kompak mengenakan jaket merah. Keduanya berboncengan di atas motor Harley Davidson.
Puisi diserahkan Ketua Panitia Jalur Merah Putih Laksamana Madya (Purn) Mualimin Santoso kepada Gubernur DKI Fauzi Bowo di Balai Kota, Jakarta, Selasa (20/5/2008).
Berikut ini isi puisi Jalur Merah Putih Nasionalisme dan Kebangsaan.
Aku yang berterbangan di antara debu menyatu dengan dera di tengah terik yang menggigit. Di antara dera-deru ku jalin rangkaian mengusung Merah-Putih.
Meski ada taburan cemooh di sepanjang perjalanan ini, bukan halangan namun bagian dari sebuah perjuangan.
Aku bersama saudara-saudara ku Jalur Merah Putih, aku pekikkan kata merdeka. Di tengah lagu kebangsaan aku kepalkan tangan yang dipenuhi semangat kebangsaan merah putih.
Jalur ini harus sampai tujuan sebagai landasan nasionalisme kebangsaan meski nyawa jadi taruhan.(fit)(ang)

Film ini sukses mencampur aduk perasaan penonton. Ada bumbu serius, lucu, dan sedih. Ditingkahi pemandangan indah dan menarik, membuat film ini tak membosankan.