Celebrity - Resensi Film
Sabtu, 10 Mei 2008 10:35 wib
Speed Racer, Balap Mobil Penuh Intrik
Lusi Catur Mahgriefie - Okezone
Berita Sebelumnya
-
Selasa, 13 Mei 2008 08:15 wib
Atiek CB Ajari Anak Bahasa Jawa
-
Selasa, 13 Mei 2008 07:20 wib
Victoria Beckham Ditawari Peran di Film Tom Cruise
-
Selasa, 13 Mei 2008 07:10 wib
Pete Doherty Gandeng Amy Winehouse
-
Selasa, 13 Mei 2008 06:31 wib
Pria di Pelukan Naysila Mirdad Sering Numpang Menginap
-
Selasa, 13 Mei 2008 01:58 wib
Nana Mirdad: Foto Naysila Minum-Minum Wajar
-
Senin, 12 Mei 2008 19:20 wib
Atiek CB Tinggalkan Keluarga di Amerika
-
Senin, 12 Mei 2008 18:57 wib
Anak Ari Lasso Lomba Namai Calon Adik
-
Senin, 12 Mei 2008 18:10 wib
Istri Agus Kuncoro Lahirkan Bayi Perempuan

Speed Racer (Foto:Ist)
Speed Racer (Emile Hirsch), pembalap muda berbakat dari Racer Motors membuktikan bahwa prestasinya tak bisa terbeli. Speed berasal dari keluarga yang cinta balap mobil, bahkan menjadikan balap mobil seperti agama.
Sejak kecil, Speed berharap bisa menjadi pembalap tangguh seperti kakaknya, Rex Racer (Scott Porter). Sayang, Rex tewas di salah satu arena balap liar di Casa Cristo.
Beranjak dewasa, Speed bisa mewujudkan impian menjadi pembalap. Tentunya, dengan bantuan ayah dan saudara laki-lakinya sebagai perancang dan teknisi mobil balap yang dikendarai.
Speed berhasil memenangkan pertandingan dan menarik perhatian semua orang. Termasuk sebuah perusahaan besar, The Royalton. Perusahaan ini merupakan perusahaan besar yang berhasil menaungi dan mensponsori sejumlah pembalap terkenal.
Ambisi Royalton merekrut Speed begitu besar. Berbagai janji manis pun ditawarkan pada pembalap muda itu. Namun, Speed yang sadar dirinya tak mau "dijajah" perusahaan besar, memilih independen tanpa sponsor dengan memilih tetap berada di Racer Motors, milik keluarganya.
Ternyata, inilah awal pertarungan Speed melawan kecurangan dan ketidakadilan. Royalton yang sakit hati atas penolakan Speed, berusaha terus meneror dia dan keluarganya. Salah satunya, langkah Speed dijegal Royalton hingga dia tidak bisa mengikuti pertandingan impiannya, Grand Prix.
Sementara itu, pembalap Taejo Togokhan (Rain) yang sakit hati terhadap Royalton mengajak Speed bergabung dalam timnya bersama pembalap misterius Racer X di Casa Cristo. Niatnya hanya satu, menggulingkan perusahaan Royalton.
Gabungan tiga pembalap itu ternyata membuahkan hasil yang memuaskan. Sayang, Taejo mengecewakan dan mengambil keuntungan di balik kesuksesan mereka. Alhasil, Speed belum bisa memberi pelajaran pada Royalton.
Perjuangan Speed belum berakhir. Ternyata, dia mendapat kesempatan mengikuti Grand Prix impiannya. Lewat pertandingan ini, Speed berkesempatan menorehkan sejarah baru dalam dunia balap mobil sekaligus menggulingkan Royalton. Dengan catatan, Speed harus memenangkan Grand Prix.
Speed Racer merupakan film semi animasi dan penuh unsur futuristik. Ini terlihat dari mobil balap, arena balapan (colloseum) serta setting yang dibuat animasi. Namun, subyeknya tetap manusia bukan animasi.
Dari awal hingga akhir film, Speed Racer mengajak penonton bagaikan berada di arena simulator. Penonton diajak mengikuti gerakan mobil balap yang bergerak atraktif hingga bisa melompat, bahkan terbang.
Dilihat dari tema cerita, film ini hampir serupa dengan film The Fast and The Furious yaitu tentang balapan mobil. Namun, Speed Racer lebih seru dan menarik.
Sebab, film karya Andy dan Larry Wachowski tak hanya menampilkan petualangan dan perseteruan, tapi juga menampilkan kelucuan-kelucuan sebagai pencerahan di antara ketegangan yang hadir.
Judul : Speed Racer
Genre : Action/Family/Drama
Sutradara : Andy Wachowski dan Larry Wachowski
Pemain : Emile Hirsch, Scott Porter, Rain, Christina Ricci, John Goodman
Produksi : Warner Bros Pictures.(ang)

Pertarungan para pembalap dengan mobil canggih di arena balap Grand Prix, menjadi pertaruhan antara prestasi dan harga diri.