Bulan Film Nasional 2008
JAKARTA - Anda penasaran ingin menyaksikan film tanpa sensor? Kebetulan, Kineforum Dewan Kesenian Jakarta menggelar acara Bulan Film Nasional 2008.
Kali ini, tema "Sejarah adalah Sekarang" diusung pada Bulan Film Nasional 2008 dalam menyambut Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret. Acara diselenggarakan dengan tujuan memunculkan kembali sejarah film agar tak terlupakan.
Pada Bulan Film Nasional 2008 ini, film-film Indonesia berupa film-film klasik sampai kontemporer akan diputarkan kembali untuk kaum muda yang haus akan film.
Pemutaran film terbagi menjadi empat. Pertama, Retrospektif Lintas Dekade Karya Pekerja Film: Suzzanna. Di kategori ini, Kineforum menampilkan sejumlah film Suzzanna dari berbagai genre sejak 1950-an sampai 1990-an. Seperti, Darah dan Doa, Sundel Bolong sampai Bernafas dalam Lumpur.
Kedua, Lintasan Waktu dalam Film - Jogja on My Mind. Di kategori ini, ditampilkan film-film yang menggambarkan citra Jogja yang berubah dari waktu ke waktu. Seperti, Enam Djam di Djogdja, Anne Van Jogja, dan Daun di Atas Bantal.
Ketiga, kategori Perempuan, Cinta dan Perkawinan. Ketiga tema ini dianggap tak pernah lekang oleh waktu. Melalui program ini perbedaan tema dari zaman ke zaman akan diperlihatkan. Seperti, film Tiga Dara, Badai Pasti Berlalu, Berbagi Suami, dan Get Married.
Keempat, kategori Uncensored. Sejumlah film yang terkena sensor Lembaga Sensor Film (LSF), akan ditampilkan di sini berupa film asli alias belum disensor. Seperti, 3 Hari Untuk Selamanya, Perempuan Punya Cerita, Bad Wolves, dan Student Movement.
Bagi Anda pecinta film nasional dan tak pernah mau melewatkan sedikit pun perkembangan film nasional, sebaiknya jangan melewatkan program ini. Bulan Film Nasional 2008 akan digelar mulai 1 Maret hingga 31 Maret 2008, di Kineforum Studio 1 Tim 21, Galeri Cipta 3, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat. Yang paling penting, gratis! (ang)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com